Skip to main content

MENGATUR POLA HIDUP

Apapun keputusan kita dalam hidup adalah berasal dari diri kita sendiri. Kita yang mengatur kehidupan kita, kita yang menggerakkan diri kita, kita yang menjadi monitor utama diri kita. Jika dalam keseharian kita melakukan 1 kebiasaan yang berulang-ulang, ya itulah diri kita sebenarnya. Secara reflek dan otomatis menggambarkan siapa diri kita dan terbentuklah pola hidup kita. Jika kita terbiasa dengan pola hidup yang baik, maka akan kita rasakan manfaatnya dalam hidup, namun sebaliknya jika pola hidup kita kurang baik, maka akan berdampak buruk pada hidup kita. Nah sebelum kita menyesali diri karena kesalahan pola hidup, sangatlah penting bagi kita untuk mengatur pola hidup yang baik dan tepat. Kita tidak mengubah 100% pola hidup kita, hanya kita harus pintar mengaturnya dengan baik. Semua harus diawali dari nurani dan memiliki motivasi tinggi dalam hidup.

Mengatur Pola hidup:
1. Pola makan yang baik
Asupan makanan yang masuk dalam tubuh kita akan menjadi sumber bahan kekuatan kita untuk hidup. Kandungan gizi yang tepat serta waktu untuk makan haruslah menjadi pertimbangan dalam menjalani pola makan ini. Jika asupan gizi tepat, waktu makan juga tepat, maka kemungkinan terserang penyakit juga akan minim. Makan makanan yang sehat dengan banyak menkonsumsi sayur dan buah harus menjadi kebiasaan dalam hidup kita, bukan kaerena motivasi diet saja, namun karena memang menjadi kebutuhan tubuh kita agar tetap sehat dan bugar. Jam makan yang teratur baik pagi, siang, maupun malam, sangat dianjurkan supaya zat yang terserap dalam tubuh menjadi energi dapat dimanfaatkan dengan baik, misalnya makan pagi pukul 07.00, makan siang pukul 12.00, makan malam pukul 17.00, merupakan jam makan yang cukup baik untuk diterapkan. Kita tidak akan takut gemuk jika pola makan juga teratur. So, intinya kita harus bisa hati-hati dalam menjaga pola makan kita dengan baik.
2. Pola Tidur yang baik
Hal yang juga tak kalah penting dalam hidup adalah menjaga pola tidur. Normalnya untuk orang dewasa, selama 24 jam, setidaknya tidur selama 8 jam. Jika ini tidak terpenuhi, maka produktifitas juga tidak akan maksimal. Kita akan ngantuk di tengah-tengah aktifitas penting kita, misalnya: ketika kuliah maupun kerja. Nah kita juga harus bisa mengatur pola jam tidurnya, ketika malam hari maupun siang hari. Ketika malam hari kita tidur pukul 22.00-04.00 terhitung 6 jam, dan ketika siang hari kita bisa tidur selam 2 jam atau 1 jam, untuk mengimbangi pola istirahat kita. Nah, dengan seperti itu kita akan menjadi lebih fresh untuk menjalani hari tanpa rasa kantuk.
3. Pola olahraga yang baik
Tidak semua orang hobi berolahraga. Padahal manfaat yang didapatkan sangat baik untuk tubuh kita. Olahraga tidak harus melakukan jenis olahraga berat setiap harinya. Bisa juga dengan olahraga ringan asalkan teratur. Misal, kita bisa mengambil waktu 15-30 menit setiap harinya untuk senam ringan, ataupun jogging, atau olahraga ringan apapun, supaya otot-otot kita tetap tergerak dan tidak kaku. Dengan menjaga pola olahraga ini, tubuh kita akan terasa ringan untuk melakukan aktifitas apapun, sehingga kita lebih bersemangat dan tidak mudah lemas atau lelah.
4. Pola belajar yang baik
Cerdas dalam mengajur jam belajar juga sangat penting. Ketika tubuh sudah tidak kuat untuk berpikir, karena kelelahan atau ngantuk, namun masih dipaksakan untuk belajar, maka akan sia-sia dan pelajaran tak akan masuk di otak. Kita harus siapkan waktu khusus yang kita atur sesuai dengan mood kita, kapan kita harus belajar, kapan harus refreshing, supaya tidak stress. Misal, selama weekday, kita sibuk seharian belajar atau bekerja, atau mengerjakan tugas apapun sebagai tanggungjawab kita sehari-hari. Nah, ketika weekend, kita bisa istirahat sejenak dengan merefresh pikiran kita, meskipun hanya sekedar nonton film, hangout, ataupun vacation tipis-tipis alias jalan-jalan. So, kita akan tetap happy everyday tanpa terbebani stressnya pikiran.
5. Pola menjaga kebersihan yang baik
Kebersihan sebagian dari iman, ya kan.. Hal itu memang sangat penting dalam hidup kita. Saat lingkungan sekitar kita bersih, maka pikiran kita juga terasa segar dan nyaman. Kita harus pintar menjaga kebersihan baik kebersihan badan, kebersihan barang-barang kita, dan kebersihan area sekitar kita. Misalnya, mandi setiap hari 2x, selalu gosok gigi sebelum tidur, dll. itu hal sepele yang kadang diabaika orang ketika kemalasan melanda. Contoh lain: Kebersihan baju, kita harus rajin mencuci dan menyeterika baju kita sehingga tak akan menumpuk menggunung bersama kuman2. Dan juga kebersihan area sekitar kita dengan menyapu atau mengepel setiap harinya, serta menata barang-barang pribadi kita. Segalanya akan terasa ringan jika kita selalu ingat akan kenyamanan hidup kita ketika semuanya terlihat bersih dan rapi. Hal ini juga merupakan gambaran pribadi seseorang ketika dia bisa menjaga kebersihan atau tidak. Kepekaan kita terhadap kebersihan akan menjadi kebiasaan yang melekat di manapun kita berada. 


Semoga bermanfaat
Selamat mencoba..

 

Comments

Popular posts from this blog

LEARNING HOW TO LIFE TOGETHER

Bagaimanakah anda akan belajar menjadi seorang pembelajar sejati? Pada hakikatnya, belajar dapat dilakukan kapanpun dan di manapun. Bahkan apapun yang kita lihat, kita dengar, kita rasakan, dan kita jalani, dapat menjadi wadah untuk belajar. Tujuan dari belajar adalah menguasai hal yang telah dipelajari. Seorang pembelajar akan berusaha sebaik mungkin bagaimana dia akan berhasil menguasai pelajaran tersebut. Pada saat dia mulai mempelajari suatu hal, dia akan terus mengejarnya sampai dia bisa dan mampu melakukan sebagaimana hal yang di pelajari. Dari sebuah keinginan untuk mengetahui, mengerti, dan memahami, hingga akhirnya bisa mengaplikasikan pelajaran- seseorang akan mampu mencapai target yang diinginkan. Mungkin ini terlalu abstrak untuk dimengerti. Contoh Sebuah Cerita: Ada seorang cewek pendiam, pemalu, minim kepercayaan diri. Dia terbiasa untuk diam tak banyak bicara ketika berkumpul dengan teman-temannya. Karena sesungguhnya dia bingung apa yang harus diobrolkan den...

BANGGA MENJADI DIRI SENDIRI

Siapa sih kamu ini? Sudahkah kamu mengenali dirimu sendiri? Seperti apa sih dirimu itu? Nah, penting banget mengenali dirimu sendiri. Jati diri seseorang hanya bisa dirasakan oleh pribadi masing-masing. Setiap orang punya watak yang berbeda dan bagaimana dia memutuskan untuk melakukan sesuatu atas kehendak dirinya sendiri. Setiap seseorang punya hati nurani masing-masing. Punya hati kecil yang menuntunnya untuk bertindak. Setiap diri kita punya kelebihan masing-masing. Punya keistimewaan masing-masing. Walaupun terkadang kita masih silau dengan kelebihan orang lain. Ya bolehlah kita mengagumi orang lain, namun hanya sekedar untuk motivasi diri atau mendorong untuk menjadi lebih baik. Ada juga terkadang kita merasa iri dengan keberhasilan orang lain, kenapa kita tak bisa seperti orang tersebut.. Bahkan ada juga yang sengaja meniru gaya orang lain, sampai segala hidupnya disamakan seperti orang lain, sampai pada taraf memaksakan diri, yang berujung pada hal yang kurang baik...

BAGAIMANA MENGHILANGKAN RASA MALAS?

Saat kita diberikan tanggungjawab, kita wajib hukumnya untuk melaksanakan dan menyelesaikannya dengan baik dan juga TEPAT WAKTU. Hidup ini akan terus mengalir dan waktu tak akan pernah terhenti. Selama nafas masih berhembus, maka segala macam tanggungjawab sekecil apapun harus diselesaikan. Semangat yang tinggi sangatlah dibutuhkan dalam setiap detik hidup kita sebagai benteng untuk memerangi rasa MALAS yang pasti datangnya dari bisikan setan yang sangat jahat pada kita. Sehingga tantangan terbesarnya adalah 'Bisakah kita menghilangkan rasa malas yang sangat membunuh produktifitas hidup kita?' Berikut Kiat Jitu Menghilangkan Rasa Malas 1. Pikirkan hasil akhir dari pekerjaan kita Ketika kita harus menyelesaikan suatu pekerjaan namun terasa sangat berat, pikirkan betapa bahagianya hidup ini ketika bebas dari sebuah tanggungan. Kita tak akan dikejar-kejar deadline. Pikiran kita akan lebih rileks dengan terselesaikannya pekerjaan itu. So, kita akan semakin semangat menyeles...